Duta Akrual Diharapkan Menjadi “Problem Solver”

  • Rakor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat dengan Duta Akrual Tahun 2016

1Tahun 2016 merupakan tahun ke-2 penerapan akuntansi berbasis akrual bagi pemerintah baik pusat maupun daerah selaku entitas pelaporan keuangan. Dalam kurun waktu sejak implementasi pertama kali tahun 2015, telah banyak perubahan/update peraturan dan kebijakan mengenai akuntansi berbasis akrual. Duta Akrual lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat yang dibentuk tahun 2015 diharapkan dapat menjadi problem solver agar implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual berjalan dengan baik. Melalui Kegiatan Rakor Kanwil dan Duta Akrual yang dilaksanakan di aula Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju Lantai 5 pada tanggal 19 Mei 2016, para Duta Akrual dapat meningkatkan pemahaman akan aturan-aturan akuntansi berbasis akrual terbaru dan menyegarkan pengetahuan mengenai teknis penyusunan laporan keuangan.

2Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat Catur Ariyanto Widodo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa informasi akuntansi berbasis akrual dari para Duta Akrual selama ini masih belum maksimal dan perlu untuk terus ditingkatkan lagi peran Duta Akrual terhadap perkembangan implementasi akuntansi berbasis akrual di wilayah kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, sehingga Duta Akrual dapat mengurangi kesenjangan informasi mengenai akuntansi berbasis akrual di berbagai wilayah di Provinsi Sulawesi Barat.

3Informasi terbaru terkait pelaporan keuangan yang disampaikan dalam sesi pemaparan materi di antaranya yaitu penyiapan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), pedoman telaah laporan keuangan, pembentukan klinik akuntansi pada Kanwil dan KPPN serta penjelasan mengenai Aset Tak Berwujud (ATB) dan amortisasi ATB. Informasi terkait pelaksanaan rekonsiliasi tahun 2016 melalui aplikasi e-rekon juga disampaikan dalam kegiatan rakor. Dengan adanya aplikasi e-rekon tersebut, satuan kerja dapat melakukan rekonsiliasi secara mandiri dengan meng-upload sendiri ADK bentukan SAIBA ke dalam aplikasi e-rekon dengan menggunakan user dan password masing-masing. Rekonsiliasi tingkat wilayah tidak perlu dilakukan lagi karena e-rekon sudah menggunakan satu database dari tingkat Satker/KPPN, UAPPAW/Kanwil, dan tingkat eselon I. Aplikasi e-rekon juga menjadi sarana bagi UAPPA-W untuk mencetak laporan keuangan.

dutaKanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat memberikan penghargaan bagi tiga terbaik Duta Akrual dari hasil simulasi telaah laporan keuangan dan tes tertulis. Simulasi dan tes tersebut bertujuan untuk mengetahui sampai di mana tingkat pengetahuan dan kompetensi para Duta Akrual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat © 2014