Profil KPPN Mamuju

KPPN Mamuju adalah sebuah KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) tipe A1 yang berkedudukan di Mamuju Sulawesi Barat. KPPN Mamuju berada di bawah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat dan memiliki wilayah kerja Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Mamuju Utara, dan Provinsi Sulawesi Barat.

Sejarah

KPPN Mamuju secara resmi beroperasi pada tanggal 3 April 2006. Latar belakang pembentukan KPPN Mamuju adalah terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2004. Sebelumnya, wilayah kerja KPPN Mamuju merupakan sebagian dari wilayah kerja KPPN Majene. Pada awal berdirinya, KPPN Mamuju menempati gedung kantor milik Pemerintah Kabupaten Mamuju di Jalan Jend. Ahmad Yani Nomor 14 Mamuju yang pada awalnya merupakan gedung Kantor Kesbang Linmas Kabupaten Mamuju.

KPPN Mamuju ditetapkan sebagai KPPN Percontohan pada tanggal 29 November 2011, yang termasuk dalam penetapan KPPN Percontohan tahap V.

Pada tahun 2010, mulai dibangun Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju di Jalan Soekarno-Hatta yang berjarak sekitar dua kilometer dari KPPN. GKN Mamuju diperuntukkan bagi instansi vertikal Kementerian Keuangan yang ada di Mamuju, termasuk KPPN Mamuju. Pada akhir tahun 2012 pembangunan GKN Mamuju telah selesai. Namun, karena beberapa sarana penunjang belum selesai dan KPPN Mamuju masih dalam persiapan untuk berpindah kantor, maka KPPN Mamuju tidak segera menempati GKN tersebut. Baru pada tanggal 6 Mei 2013 KPPN Mamuju resmi pindah ke GKN Mamuju menempati Lantai 2.

KPPN Mamuju merupakan instansi pertama yang menempati GKN Mamuju, disusul KPP Pratama Mamuju pada awal Desember 2013 yang menempati lantai 1 dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat pada Januari 2014 yang beroperasi di lantai 3. Rencananya, lantai 4 akan ditempati oleh KPKNL Mamuju, sedangkan lantai 5 digunakan untuk Aula, LPSE, dan Sekretariat GKN Mamuju.

Sejak berdiri hingga tahun 2013, KPPN Mamuju berada di bawah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan. Sejak awal 2014, KPPN Mamuju berada di bawah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat.

Visi, Misi, Motto, dan Janji Layanan

  • Visi: Menjadi pelaksana Kuasa Bendahara Umum Negara di daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel demi kemandirian dan kesejahteraan bangsa.
  • Misi: Hadir untuk menjadi jembatan percepatan pembangunan di Bumi Manakarra (Provinsi Sulawesi Barat).
  • Motto: Masigai, manarang, gappang, adiang okkos (cepat, cermat, mudah, tanpa biaya).
  • Janji Layanan: CERIA (Cepat, Efektif dan Efisien, Ramah, Ikhlas, dan Akuntabel).

Mitra Kerja

Pada tahun 2014 KPPN Mamuju melayani sebanyak 175 satuan kerja (satker) dengan total pagi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) sebanyak Rp 2.202.490.940.000.

KPPN Mamuju bekerja sama dengan sejumlah bank/pos sebagai bank operasional dan bank/pos persepsi sebagai berikut:

  • Bank Operasional I:
    • BRI Cabang Mamuju.
    • BNI Cabang Mamuju.
    • Bank Mandiri Cabang Mamuju.
    • BTN Cabang Pembantu Mamuju
  • Bank Operasional II:
    • BRI Cabang Mamuju.
    • BNI Cabang Mamuju.
    • Bank Mandiri Cabang Mamuju.
    • Bank Sulselbar Cabang Mamuju.
  • Bank Operasional III:
  • BRI Cabang Mamuju.
  • Bank/Pos Persepsi:
    • BRI Cabang Mamuju.
    • BNI Cabang Mamuju.
    • Bank Mandiri Cabang Mamuju.
    • Bank Sulselbar Cabang Mamuju.
    • Kantor Pos Mamuju.

Sumber Daya Manusia

Pada Januari 2014, pegawai KPPN Mamuju sebanyak 20 orang termasuk 1 orang pegawai yang sedang melaksanakan tugas belajar, sehingga jumlah pegawai aktif sebanyak 19 orang.

Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri Keuangan Nomor 76/IMK.012/2010 dan Surat Dirjen Perbendaharaan nomor S-2947/PB/2010 KPPN Mamuju melaksanakan berbagai kegiatan antara lain:

  1. Doa bersama setiap hari sebelum memulai pekerjaan.
  2. In House Training guna membahas masalah teknis pekerjaan dan pelayanan.
  3. Gugus Kendali Mutu (GKM) untuk menyamakan persepsi tentang suatu peraturan.
  4. Evaluasi penyelesaian pekerjaan secara rutin.
  5. Pemberian kesempatan kepada para pegawai untuk mengikuti diklat dan melanjutkan kuliah atas biaya negara maupun atas biaya sendiri.
  6. Pemaparan hasil diklat kepada seluruh pegawai oleh pegawai yang telah mengikuti diklat.
  7. Penyediaan poliklinik, dokter dan perawat.
  8. Kegiatan untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara pegawai berupa outbound, rekreasi, dan olah raga.
  9. Pelatihan pelayanan prima (service excellence).

Sarana dan Prasarana

Sejak 6 Mei 2013 KPPN Mamuju berkantor di Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju lantai 2.

Ruang pelayanan di kantor baru ini dilengkapi dengan 8 loket, yang terdiri atas 4 loket penerimaan SPM, 2 loket rekonsiliasi data keuangan, 1 loket validasi bukti setor, dan 1 loket lagi untuk penyerahan SP2D dan penerimaan surat masuk. Di depan 8 loket tersebut terdapat ruang tunggu dan meja untuk pelayanan pelanggan (customer service). Ruang tunggu yang menyatu dengan loket layanan dimaksudkan untuk menjamin bahwa kontak langsung dengan tamu hanya dapat dilakukan oleh petugas front office.

Ruang tengah (middle office) yang terdiri atas Seksi Pencairan Dana, Seksi Bank, dan Seksi Verifikasi dan Akuntansi. Ruangan middle office dirancang agar koordinasi antarseksi teknis menjadi mudah dan aliran dokumen menjadi lancar.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pemangku kepentingan (stakeholder), KPPN Mamuju juga menyediakan fasilitas penunjang layanan, antara lain mini-TLC (Treasury Learning Center) yang terintegrasi dengan ruang perpustakaan, musalla, ruang arsip, dapur, toilet tamu, dan halaman parkir.

Kinerja Tahun 2013

Selama tahun anggaran 2013, KPPN Mamuju mendapatkan capaian kinerja antara lain sebagai berikut:

  • KPPN Mamuju mengelola pagu DIPA sebesar Rp 1.955.037.322.713 dengan realisasi sebesar Rp 1.844.857.408.712 atau 94% dari pagu DIPA.
  • Penerbitan SP2D mencapai ketepatan 99,99%, yaitu hanya terjadi 2 kali keterlambatan dari 20.675 lembar SP2D yang seharusnya maksimum 1 jam. Adapun jumlah SP2D seluruhnya adalah 22.899 lembar.
  • KPPN Mamuju mengelola penerimaan negara yang berasal dari bank/pos persepsi mitra kerja  sebesar Rp 237.628.966.519 dengan jumlah transaksi sebanyak 99.144 surat setoran.

Inovasi

Layanan

  • Tanggal 8 Desember 2010 KPPN Mamuju meluncurkan website resminya yang beralamat di http://kppnmamuju.com,
  • Untuk mempercepat dan mempermudah dalam proses rekonsiliasi dengan satker, KPPN Mamuju telah melaksanakan e-rekon atau rekonsiliasi secara elektronik melalui email.
  • Memodifikasi sistem antrian sehingga dapat digunakan sekaligus untuk memonitor penyampaian laporan keuangan dan LPJ Bendahara dari satker mitra kerja.

    Kelebihan dari modifikasi sistem ini antara lain:

    • Sebagai filter pertama bagi petugas front office (FO) untuk mengetahui satker yang belum menyampaikan laporan keuangan dan LPJ Bendahara.
    • Petugas dari satker yang belum menyampaikan laporan keuangan dan LPJ Bendahara otomatis tidak dapat mengakses menu SPM-UP, SPM-TUP, dan SPM-GU.
    • Tetap dapat digunakan sebagai mesin antrian.
    • Memudahkan koordinasi antara Seksi Verifikasi dan Akuntansi dan Seksi Pencairan Dana dalam hal pengenaan sanksi.
  • Memodifikasi sistem monitoring penyelesaian SP2D dengan menambah menu monitoring  penyampaian laporan keuangan dan LPJ Bendahara yang ter-update secara otomatis. Dengan demikian, satker dapat mengetahui status penyelesaian SPM menjadi SP2D, sekaligus juga mengetahui status penyampaian laporan keuangan dan LPJ Bendahara.

Pengelolaan Internal

  • Tata Laksana Penyelesaian Pekerjaan
    KPPN Mamuju dalam memberikan pelayanan yang prima, tidak hanya didukung oleh SDM yang memenuhi syarat kompetensi dan moralitas saja, tetapi telah ditunjang pula dengan prosedur kerja yang jelas, sederhana serta dapat dipertanggungjawabkan, yaitu Standard Operating Procedures (SOP) KPPN Percontohan yang menjadi acuan dalam penyelesaian setiap produk layanan.
  • Dukungan Teknologi Informasi
    Penyelesaian pekerjaan pada KPPN Percontohan menghendaki kecepatan dan akurasi data. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi merupakan hal yang tidak dapat ditawar lagi. Pemanfaatan teknologi informasi pada KPPN Mamuju antara lain dalam bentuk:

    • Aplikasi Barcode untuk KIPS.
    • Aplikasi SP2D.
    • Aplikasi Bendahara Umum (Bendum).
    • Aplikasi Verifikasi dan Akuntansi.
    • Aplikasi Web Service.
    • Aplikasi PIN PPSPM.
  • Lain-Lain

    Untuk menjaga kebugaran fisik, para pegawai melakukan olahraga bersama setiap jumat pagi. Olah raga dimulai dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan sepak takraw dan tenis meja. Selain itu para pegawai juga sering melakukan aktivitas rekreasi bersama ke objek-objek wisata di Mamuju serta berbagai kegiatan positif lainnya.

Daftar Kepala Kantor

Sejak dibuka tahun 2006 hingga 2014, KPPN Mamuju telah dipimpin oleh para Kepala KPPN berikut ini:

  1. Tarno.
  2. Lukman Hakim.
  3. Andre Parindrianto.
  4. Widoyoko Sapto Putro.
  5. Yoise Tandapai.
  6. Nanang Maharani.
  7. Nurhidayat.

Referensi

  • Profil KPPN Mamuju 2014.
Updated: 10 April 2014 — 14:53

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat © 2014